Orang tua dan pendidik adalah mediator, motivator dan pemimpin yang bijak anak bukanlah miniatur orang dewasa, anak masih murni bagaikan sehelai kertas putih yang akan dicoret “apa saja” oleh orang tua dan lingkungannya dan akhirnya menjadi pribadi yang dewasa yang unik dan berbeda. Seminar ini membicarakan “Kiat Orang Tua Mempersiapkan Anak menghadapi Era Informasi yang Makin Canggih”
Keep reading →
May 17, 2007
Anak kita dan IT – Seminar
May 16, 2007
Pemberdayaan Komite Sekolah
May 3, 2007
Pendidikan yang Memanusiakan
Komunitas pendidikan dasar dan menengah secara umum sedang resah dan gelisah menanti hasil ujian nasional … komunitas air mata guru menambah resah komunitas di Medan dengan keberaniannya membongkar kecurangan pelaksanaan ujian, bagaimana di tempat Anda?
Hasil ujian nasional jadi ukuruan keberhasilan menteri, para gubernur terpengaruh atau dipengaruhi sehingga para kepala dinas provinsi berupaya mencapai hasil terbaik, kepala dinas kotamadya punya konsep yang sama mengarahkan kepala sekolah untuk mencapai hasil terbaik … sederet angka telah dipatok untuk dicapai … tak ada yang kurang dari 50 % (berapa persen di tempat anda?) Keep reading →
May 3, 2007
Model Kurikulum Keunggulan Lokal
Beberapa hari lalu saya diundang Pusat Kurikulum Balitbang Deoduknas RI untuk diskusikan hal ini, semoga bermanfaat
A. LATAR BELAKANG
Sejak tahun 1998, terjadi perubahan yang sangat mendasar terhadap semua aspek kehidupan Bangsa Indonesia. Perubahan itu disebabkan oleh perubahan politik dan tata pemerintahan yang semula bersifat sentralistik menjadi desentralistik. Dalam pemerintahan sentralistik, hampir semua kebijakan penting dan kendali pemerintahan dilakukan oleh pemerintah pusat. Pemerintah Daerah, propinsi dan kabupaten/kota menjadi pelaksana dari kebijakan pemerintah pusat, Jakarta. Pada saat ini fungsi dan wewenang pemerintah daerah lebih besar dalam membuat kebijakan dan melaksanakannnya sesuai dengan variasi potensi, dan kepentingan pengembangan daerahnya masing-masing.
Desentralisasi juga terjadi dalam dunia pendidikan. Dengan desentralisasi pendidikan memungkinkan pemerintah daerah, terutama pemerintah daerah kabupaten dan kota dapat melakukan inovasi kebijakan dalam pengembangan pendidikan. Hubungannya dengan kebijakan pemerintah pusat merupakan hubungan sinergi yang memenuhi standar-standar yang dibuat oleh pemerintah pusat. Keep reading →
May 3, 2007
Kriminalisasi Pendidikan
Ketika pendidikan nasional yang falsafahnya memanusiakan,
membudayakan, dan mengindonesiakan menghasilkan yang sebaliknya, di
situ terjadi kriminalisasi pendidikan.
Atas nama pendidikan, kita menghasilkan realitas antipendidikan.
Karena itu, seperti mengingkari konstitusi, yang muncul justru
tragedi Cliff Muntu dalam bentuk yang morbid; mewujudkan
kriminalisasi in optima forma. Keep reading →
May 3, 2007
Sekolah Mencabik-cabik Nurani
Tak ada yang tak setuju alias semua setuju bahwa kekerasan yang
menyebabkan kematian Cliff Muntu, mahasiswa Institut Pemerintahan
Dalam Negeri, pada 3 April 2007 harus dikecam. Kemarahan, cercaan,
hujatan ditimpakan ke lembaga pendidikan itu.
Reaksi itu menandakan nurani masih didengarkan. Akankah mendengarkan
nurani menjadi sebuah habitus (kebiasaan) dalam sekolah/lembaga
pendidikan? Keep reading →
May 3, 2007
Melepas Kepala tetapi Memegang Ekor
Ketika Kurikulum 2004 sedang dipelajari, dipraktikkan, dan dinikmati, muncul Kurikulum 2006. Kabarnya, Kurikulum 2006 tak banyak beda dengan Kurikulum 2004. Benarkah demokratis?
Kurikulum 2006 memberi peluang bagi guru untuk kreatif karena yang disediakan hanya standar acuan (isi dan kompetensi lulusan). Kurikulum 2006 juga memberi keleluasaan bagi guru untuk mengembangkan kurikulum sendiri. Ungkapan itu terdengar amat positif, memberi kelegaan karena bernada demokratis, humanis. Benarkah? Keep reading →
May 3, 2007
Melepas Kepala tetapi Memegang Ekor
Ketika Kurikulum 2004 sedang dipelajari, dipraktikkan, dan dinikmati, muncul Kurikulum 2006. Kabarnya, Kurikulum 2006 tak banyak beda dengan Kurikulum 2004. Benarkah demokratis?
Kurikulum 2006 memberi peluang bagi guru untuk kreatif karena yang disediakan hanya standar acuan (isi dan kompetensi lulusan). Kurikulum 2006 juga memberi keleluasaan bagi guru untuk mengembangkan kurikulum sendiri. Ungkapan itu terdengar amat positif, memberi kelegaan karena bernada demokratis, humanis. Benarkah? Keep reading →
May 3, 2007
Bukan Juara, tetapi Bermental Juara
Ada sebuah berita menarik, Mendiknas Bambang Sudibyo meresmikan “Plaza Siswa Berprestasi” pada 15 Januari 2007.
Pada plaza itu dipajang 44 foto pelajar dan mahasiswa berprestasi di tingkat dunia dalam bidang sains, matematika, seni, dan olahraga. Diharapkan, plaza ini bisa menjadi sumber inspirasi, teladan, dan pendorong bagi pelajar dan mahasiswa untuk mencapai prestasi tertinggi (Kompas, 16/1/2007). Sebuah usaha yang pantas untuk dihargai.
Di sisi lain pendirian Plaza itu menimbulkan pertanyaan. Untuk memajukan mutu pendidikan, efektifkah mendirikan plaza seperti itu? Apakah plaza ini sungguh akan mendorong kaum muda berprestasi? Keep reading →
May 3, 2007
Biasa Mencontek Melahirkan Koruptor
TANGGAL 3 Desember 2004 yang lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi bersama 100 selebritis/artis menggelar Teriakan Anti Korupsi (Kompas, 4/12/2004). Perhelatan itu mendapat dukungan istimewa karena dihadiri Presiden, menteri, Jaksa Agung, Kepala Kepolisian RI, Ketua DPR, Ketua DPD, Ketua Mahkamah Konstitusi, dan sebagainya.
Jika kehadiran mereka dapat diartikan sebagai tanda peng-iya-an/setuju untuk tidak melakukan korupsi, sudah sepantasnya Teriakan Anti Korupsi didukung seluruh masyarakat Indonesia yang pengap dengan wabah korupsi. Masalahnya, bagaimana cara mendukungnya? Apakah teriakan atau usaha semacam itu akan berdampak? Keep reading →







