Entries from May 2007

May 3, 2007

Melepas Kepala tetapi Memegang Ekor

Ketika Kurikulum 2004 sedang dipelajari, dipraktikkan, dan dinikmati, muncul Kurikulum 2006. Kabarnya, Kurikulum 2006 tak banyak beda dengan Kurikulum 2004. Benarkah demokratis?
Kurikulum 2006 memberi peluang bagi guru untuk kreatif karena yang disediakan hanya standar acuan (isi dan kompetensi lulusan). Kurikulum 2006 juga memberi keleluasaan bagi guru untuk mengembangkan kurikulum sendiri. Ungkapan itu terdengar amat positif, [...]

May 3, 2007

Melepas Kepala tetapi Memegang Ekor

Ketika Kurikulum 2004 sedang dipelajari, dipraktikkan, dan dinikmati, muncul Kurikulum 2006. Kabarnya, Kurikulum 2006 tak banyak beda dengan Kurikulum 2004. Benarkah demokratis?
Kurikulum 2006 memberi peluang bagi guru untuk kreatif karena yang disediakan hanya standar acuan (isi dan kompetensi lulusan). Kurikulum 2006 juga memberi keleluasaan bagi guru untuk mengembangkan kurikulum sendiri. Ungkapan itu terdengar amat positif, [...]

May 3, 2007

Bukan Juara, tetapi Bermental Juara

Ada sebuah berita menarik, Mendiknas Bambang Sudibyo meresmikan “Plaza Siswa Berprestasi” pada 15 Januari 2007.
Pada plaza itu dipajang 44 foto pelajar dan mahasiswa berprestasi di tingkat dunia dalam bidang sains, matematika, seni, dan olahraga. Diharapkan, plaza ini bisa menjadi sumber inspirasi, teladan, dan pendorong bagi pelajar dan mahasiswa untuk mencapai prestasi tertinggi (Kompas, 16/1/2007). Sebuah [...]

May 3, 2007

Biasa Mencontek Melahirkan Koruptor

TANGGAL 3 Desember 2004 yang lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi bersama 100 selebritis/artis menggelar Teriakan Anti Korupsi (Kompas, 4/12/2004). Perhelatan itu mendapat dukungan istimewa karena dihadiri Presiden, menteri, Jaksa Agung, Kepala Kepolisian RI, Ketua DPR, Ketua DPD, Ketua Mahkamah Konstitusi, dan sebagainya.
Jika kehadiran mereka dapat diartikan sebagai tanda peng-iya-an/setuju untuk tidak melakukan korupsi, sudah sepantasnya Teriakan [...]

May 3, 2007

Guru Profesional, Adakah?

 
Berita dari dunia pendidikan menggetarkan: pertama, hampir separuh dari lebih kurang 2,6 juta guru di Indonesia tidak layak mengajar. Kualifikasi dan kompetensinya tidak mencukupi untuk mengajar di sekolah.Yang tidak layak mengajar atau menjadi guru berjumlah 912.505, terdiri dari 605.217 guru SD, 167.643 guru SMP, 75.684 guru SMA, dan 63.961 guru SMK. Hal menarik, yang juga [...]

May 3, 2007

Kritis bila Tak Mengkritisi UN

Oleh Baskoro Poedjinoegroho E
Direktur SMA Kanisius Jakarta, Anggota Dewan Pendidikan Jakarta Pusat, Harian Kompas, Kamis 3 Feb 2005
ADA dua hal pokok yang dapat dijadikan pijakan guna mengkritisi ujian nasional (UN). Pertama, tanggapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas berbagai kritik terhadap kinerjanya dan Kabinet Indonesia Bersatu.
Presiden mengutarakan, hendaknya kita semua berani menerima kritik dengan lapang [...]