Entries from May 2007

May 30, 2007

Indonesia berMIMPIKAH?

Mari kita bermimpi dan berhitung. Melalui Visi 2030 apa yang kira-kira
dialami anak Indonesia yang lahir tahun 2007? Ketika berumur 23 tahun
nanti, mereka yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi, kalau
mendapatkan pekerjaan akan membentuk angkatan kerja dengan pendapatan
per kapita 18.000 dollar AS per tahun. Mereka akan berpenghasilan Rp
15 juta per bulan, atau Rp 500.000 per hari dengan [...]

May 27, 2007

Seminar di Libra Room The Sultan

Seminar Kiat Orang Tua Mempersiapkan Anak Menghadapi Era Informasi yang Kian Canggih, Libra Room Hotel The Sultan, Jakarta 12 Mei 2007 Kerja Sama Komite Sekolah SDN P Menteng 01 Jakarta dengan Dewan Pendidikan Jakarta Pusat
Seto Mulyadi, mengungkapkan bahwa orang tua ketika mendidik anak harus dilakukan dengan hati melalui pemberian contoh, membuka wawasan anak lebih luas [...]

May 23, 2007

Pelantikan Prof. Dr. Arif Rahman

Kepunahan bahasa, terutama bahasa daerah, menjadi
masalah serius yang juga perlu perhatian pemerintah dan masyarakat.
Sebab, proses kepunahan bahasa ini akan diikuti dengan kepunahan
budaya dan pada akhirnya kepunahan masyarakat.
Padahal, bahasa adalah refleksi dan identitas yang paling kokoh dari
sebuah budaya. Untuk itu, upaya serius dalam menyelamatkan
bahasa-bahasa daerah perlu dilakukan sehingga Indonesia tetap menjadi
negara yang bhineka tetapi tetap [...]

May 21, 2007

Tiada Kebangkitan tanpa Pendidikan

Begitu bunyi iklan setengah halaman sampurna foundation di Kompas 21 Mei 2007 … bagus!!! bagaimana bisa bangkit jika pendidikan diabaikan … mari kita berbuat … selamat hari kebangkitan nasional.
Tiada Kebangkitan
tanpa Pendidikan 

May 17, 2007

Anak kita dan IT – Seminar

Orang tua dan pendidik adalah mediator, motivator dan pemimpin yang bijak anak bukanlah miniatur orang dewasa, anak masih murni bagaikan sehelai kertas putih yang akan dicoret “apa saja” oleh orang tua dan lingkungannya dan akhirnya menjadi pribadi yang dewasa yang unik dan berbeda. Seminar ini membicarakan “Kiat Orang Tua Mempersiapkan Anak menghadapi Era Informasi yang [...]

May 16, 2007

Pemberdayaan Komite Sekolah

Panitia kegiatan Pemberdayaan Komite Sekolah yang terdiri dari unsur Dewan Pendidikan Jakarta Pusat dan Sudin Dikmenti Kodya Jakarta Pusat melakukan rapat persiapan pelatihan yang akan dilaksanakan juni 2007. Rapat dilangsungkan di Ruang Kepala SMK Negeri 3 Jakarta, Senin 7 Mei 2007

May 3, 2007

Pendidikan yang Memanusiakan

Komunitas pendidikan dasar dan menengah secara umum sedang resah dan gelisah menanti hasil ujian nasional … komunitas air mata guru menambah resah komunitas di Medan dengan keberaniannya membongkar kecurangan pelaksanaan ujian, bagaimana di tempat Anda?
Hasil ujian nasional jadi ukuruan keberhasilan menteri, para gubernur terpengaruh atau dipengaruhi sehingga para kepala dinas provinsi berupaya mencapai hasil terbaik, [...]

May 3, 2007

Model Kurikulum Keunggulan Lokal

 
Beberapa hari lalu saya diundang Pusat Kurikulum Balitbang Deoduknas RI untuk diskusikan hal ini, semoga bermanfaat
 
A. LATAR BELAKANG
Sejak tahun 1998, terjadi perubahan yang sangat mendasar terhadap semua aspek kehidupan Bangsa Indonesia. Perubahan itu disebabkan oleh perubahan politik dan tata pemerintahan yang semula bersifat sentralistik menjadi desentralistik. Dalam pemerintahan sentralistik, hampir semua kebijakan penting [...]

May 3, 2007

Kriminalisasi Pendidikan

Ketika pendidikan nasional yang falsafahnya memanusiakan,
membudayakan, dan mengindonesiakan menghasilkan yang sebaliknya, di
situ terjadi kriminalisasi pendidikan.
Atas nama pendidikan, kita menghasilkan realitas antipendidikan.
Karena itu, seperti mengingkari konstitusi, yang muncul justru
tragedi Cliff Muntu dalam bentuk yang morbid; mewujudkan
kriminalisasi in optima forma.

May 3, 2007

Sekolah Mencabik-cabik Nurani

Tak ada yang tak setuju alias semua setuju bahwa kekerasan yang
menyebabkan kematian Cliff Muntu, mahasiswa Institut Pemerintahan
Dalam Negeri, pada 3 April 2007 harus dikecam. Kemarahan, cercaan,
hujatan ditimpakan ke lembaga pendidikan itu.
Reaksi itu menandakan nurani masih didengarkan. Akankah mendengarkan
nurani menjadi sebuah habitus (kebiasaan) dalam sekolah/lembaga
pendidikan?